Jakarta, 25 Juli 2026 - Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang kuat melalui pengembangan sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Pendidikan Dasar Serikat Pekerja (Alfa Class Training) yang berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertempat di Graha FSPPG "Thayeb Muhammad Gobel", Munjul, Jakarta Timur.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini diikuti oleh 21 peserta yang berasal dari anggota Serikat Pekerja dan pekerja muda di lingkungan Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG). Program ini merupakan bagian dari kaderisasi organisasi untuk menyiapkan generasi penerus yang memiliki pengetahuan, karakter, dan komitmen dalam memperkuat organisasi serta membangun hubungan industrial yang harmonis.
Sebelum memasuki sesi pembelajaran di dalam kelas, seluruh peserta mengikuti kegiatan outbound yang dipandu oleh Tim Outbound FSPPG di lapangan terbuka. Melalui berbagai aktivitas kelompok, peserta diajak membangun kepercayaan, komunikasi yang efektif, jiwa kepemimpinan, solidaritas, serta kerja sama tim sebagai bekal penting dalam kehidupan berorganisasi maupun di lingkungan kerja.
Sambutan Presiden FSPPG
Dalam sambutannya, Presiden FSPPG, Bapak Djoko Wahyudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti Pendidikan Dasar Serikat Pekerja dengan penuh semangat. Beliau menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang organisasi dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin serikat pekerja di masa depan.
Beliau berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dasar mengenai organisasi serikat pekerja, memahami hak dan kewajiban sebagai pekerja, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Hubungan Industrial Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di tempat kerja.
«"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga memperoleh bekal pengetahuan dasar serikat pekerja yang kuat. Pengetahuan tersebut harus menjadi landasan untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan, dan saling menghormati antara pekerja dengan perusahaan. Organisasi yang kuat dibangun oleh anggota yang memiliki integritas, pengetahuan, dan semangat kebersamaan," ujar Djoko Wahyudi.»
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Alfa Class Training merupakan tahapan awal dalam sistem kaderisasi FSPPG. Ke depan, peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dasar akan dipersiapkan untuk mengikuti Pendidikan Lanjutan Serikat Pekerja (Beta Class Training) sebagai jenjang berikutnya guna memperdalam wawasan organisasi, kepemimpinan, advokasi ketenagakerjaan, dan hubungan industrial.
"Kami ingin proses pembelajaran anggota berlangsung secara berkelanjutan. Setelah Alfa Class, akan dilanjutkan dengan Beta Class Training agar kompetensi, pengetahuan, dan kualitas kader FSPPG terus meningkat sehingga mampu menjadi penggerak organisasi di masa depan," tambahnya.
Materi Pendidikan
Dalam pelatihan ini, peserta memperoleh empat materi utama yang disampaikan oleh para trainer FSPPG, yaitu:
1. Sejarah Gerakan Buruh Dunia dan Indonesia, disampaikan oleh Tamrin Lihawa / Sekretaris Jenderal FSPPG, yang mengulas perjalanan sejarah perjuangan kaum buruh di dunia dan Indonesia serta pelajaran yang dapat diterapkan dalam memperkuat gerakan serikat pekerja saat ini.
2. Ideologi dan Nilai-Nilai Serikat Pekerja serta Hak dan Kewajiban Pekerja, disampaikan oleh Nurul Afifah Habie / Wakil Presiden Bidang Peranan Perempuan dan Pekerja Muda, yang menjelaskan pentingnya nilai solidaritas, demokrasi, tanggung jawab, dan keseimbangan antara hak serta kewajiban pekerja.
3. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan Dasar-Dasar Hubungan Industrial Pancasila, disampaikan oleh Munir Bagiyo / Wakil Presiden Bidang Advokasi, yang memberikan pemahaman mengenai landasan hukum keberadaan serikat pekerja dan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
4. Keanggotaan, AD/ART Organisasi, dan Etika Anggota Serikat, disampaikan oleh Didiek Supriyono/ Wakil SekJend-1, yang membahas tata kelola organisasi, hak dan kewajiban anggota, serta etika sebagai kader dan anggota serikat pekerja.
Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan sesi tanya jawab sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan praktik hubungan industrial di lingkungan kerja.
Menyiapkan Generasi Penerus Organisasi
Pendidikan Dasar Serikat Pekerja (Alfa Class Training) merupakan salah satu program strategis FSPPG dalam menciptakan kader-kader muda yang memiliki wawasan organisasi, memahami hukum ketenagakerjaan, menjunjung tinggi etika organisasi, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja.
Melalui program kaderisasi yang berjenjang, FSPPG berharap lahir generasi pemimpin serikat pekerja yang mampu menjaga persatuan organisasi, memperkuat dialog sosial, dan menjadi mitra strategis perusahaan dalam menciptakan hubungan industrial yang produktif, harmonis, dan berkeadilan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, FSPPG semakin optimistis bahwa investasi pada pendidikan anggota akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi. Kader yang berkualitas akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan usaha Panasonic Gobel Group di masa yang akan datang.
"Organisasi yang besar tidak hanya dibangun oleh sejarah perjuangannya, tetapi juga oleh kader-kader yang terus belajar, menjaga persatuan, serta mampu menghadapi tantangan dunia kerja dengan pengetahuan, integritas, dan semangat pengabdian."