Sinergi Mabes TNI dan Serikat Pekerja: Mempersiapkan Prajurit Purnakarya Menjadi Tenaga Terampil dan Mandiri

Sinergi Mabes TNI dan Serikat Pekerja: Mempersiapkan Prajurit Purnakarya Menjadi Tenaga Terampil dan Mandiri
Berita 203 views
Share WhatsApp Facebook X Telegram

Jakarta, Mei 2026 - 

Dalam upaya memperkuat kemandirian prajurit pasca masa dinas, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia menindaklanjuti kunjungan Kolonel Inf Catur Kepala dengan mengirimkan tim khusus guna membahas rencana kerja sama strategis bersama BLKK Teknik Pendingin Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel KSARBUMUSI serta Panasonic Gobel.

Kerja sama ini difokuskan pada pemberian pembekalan keterampilan bagi anggota TNI yang akan memasuki masa purnakarya atau pensiun. Program pelatihan yang dirancang mencakup keahlian teknik pendingin AC residential, yang memiliki prospek besar di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan teknisi yang profesional dan terpercaya.

Perwakilan Mabes TNI yang berkunjung ke BLKK FSPPG KSARBUMUSI, Kolonel Inf Catur Sutoyo,S.E.,M.Han jabatan Kasat Sahlur Pusminpers TNI, Letkol Laut (KH) Eko P. Laksana, S.T.,CHRMP jabatan Kaunit Lur Sat Sahlur Pusminpers TNI, dan Serma Ttu Eka Yuliansyah jabatan Staf Sat Sahlur Pusminpers TNI. Kolonel Catur menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan para prajurit tetap produktif dan memiliki bekal keterampilan yang aplikatif setelah menyelesaikan tugas pengabdian kepada negara.

Di sisi lain, BLKK FSPPG KSARBUMUSI hadir sebagai wujud nyata transformasi peran serikat pekerja. Tidak hanya berfokus pada advokasi dan perlindungan pekerja, serikat pekerja kini mengambil peran strategis dalam peningkatan kompetensi dan penciptaan tenaga kerja terampil. Dengan dukungan industri melalui Panasonic Gobel, pelatihan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang usaha mandiri bagi para peserta.

Kolaborasi ini menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara institusi negara, serikat pekerja, dan dunia industri dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat menginspirasi serikat pekerja lainnya di Indonesia untuk turut berkontribusi aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, langkah ini menjadi bukti bahwa masa purnakarya bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (FR)

Diposting pada 16 Mei 2026