Penutupan Pelatihan GURU SMK Jakarta Utara

Penutupan Pelatihan GURU SMK Jakarta Utara
Berita 139 views
Share WhatsApp Facebook X Telegram

Jakarta, 15 Mei 2026 - Kegiatan pelatihan teknik pendingin bagi guru-guru SMK wilayah Jakarta Utara resmi ditutup setelah berlangsung selama beberapa hari (4-15 Mei 2026) dengan penuh antusias dan semangat belajar. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi di bidang refrigerasi dan tata udara yang terus berkembang. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan materi teori serta praktik langsung mengenai sistem pendingin, perawatan dan perbaikan AC, instalasi refrigerasi, hingga penerapan standar keselamatan kerja. Kegiatan ini juga menghadirkan instruktur profesional dan praktisi industri yang memberikan wawasan mengenai kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama untuk meningkatkan keterampilan praktik yang bisa langsung diterapkan di sekolah,” —  Arif, guru SMK 56 Jakarta Utara.

Dalam sambutan penutupan, Anshor sebagai penanggungjawab kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan disiplin dan semangat tinggi. Diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga proses pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kebutuhan industri.

Djoko Wahyudi sebagai Direktur BLKK FSPPG menyatakan sudah 94 orang guru SMK Jakarta Utara yang sudah menjadi peserta pelatihan. Selain itu Djoko menyatakan bahwa selain meningkatkan kemampuan teknis guru, pelatihan ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama antar BLKK FSPPG dan pemerintah DKI Jakarta khususnya Jakarta Utara dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang berkualitas dan kompetensi guru semakin meningkat dan mampu mencetak lulusan yang siap kerja.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para guru SMK dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan mutu pendidikan teknik pendingin dan tata udara, sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif di era industri modern serta mewujudkan SDM Unggul dan siap kerja. (FR)

 
 

Diposting pada 16 Mei 2026